Evaluasi Akurasi Patient Specific Quality Assurance (PSQA) pada Teknik Radioterapi Konvensional (3D-CRT) dan Modern (VMAT)
Kata Kunci:
audit dosis, akurasi dosis, gamma index, PSQA, radioterapiAbstrak
Radioterapi merupakan salah satu modalitas utama dalam pengobatan kanker. Teknik radioterapi modern seperti Volumetric Modulated Arc Therapy (VMAT) memiliki konformalitas dosis pada target dan reduksi dosis pada organ sehat di sekitar target. Namun kompleksitas rencana perawatan pada teknik modern ini meningkatkan risiko ketidakakuratan dalam pengiriman dosis. Patient-Specific Quality Assurance (PSQA) merupakan prosedur audit dosis untuk memastikan dosis yang dikirim sesuai dengan yang direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan akurasi PSQA antara teknik radioterapi konvensional 3D-CRT dan teknik modern VMAT pada kanker serviks. Evaluasi dilakukan dengan parameter gamma index 3%/3mm dan toleransi tingkat kepatuhan ≥ 90% sesuai rekomendasi The American Association of Physicist in Medicine Task Group (AAPM TG-218). Sebanyak 25 sampel pasien dilakukan perencanaan dengan kedua teknik dan dilakukan PSQA menggunakan PTW Octavius. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata gamma index pada teknik konvensional 3D-CRT sebesar 98.12 ± 1.51, sedangkan teknik modern VMAT sebesar 95.87 ± 2.27. Hasil uji statistik (paired t- test) menunjukkan perbedaan yang signifikan antara keduanya. Meskipun demikian, seluruh data memenuhi standar kepatuhan ≥ 90% dengan variasi yang lebih besar pada teknik modern VMAT. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik konvensional memiliki akurasi yang lebih tinggi. Faktor penyebab deviasi dosis pada teknik VMAT antara lain kompleksitas rencana dan dinamika pergerakan multileaf collimator (MLC) maupun gantry, serta human error.

Si-INTAN
KADORISKA
Justifikasi Radiasi